Tampilkan postingan dengan label tenis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tenis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2012

Yayuk Basuki Legena Tenis Dari Indonesia



Sri Rahayu Basuki atau lebih dikenal dengan nama Yayuk Basuki (lahir di Yogyakarta, 30 November 1970) adalah pemain tenis dari Indonesia dan dunia yang terkenal pada era tahun 1990-an.
Ia memulai karier profesional pada tahun 1990. Pada tahun berikutnya, ia menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai turnamen profesional. Sepanjang kariernya, Yayuk berhasil memperoleh enam gelar tunggal Tur WTA dan sembilan gelar dari ganda. Prestasi terbaiknya dalam turnamen Grand Slam adalah mencapai babak perempat final Wimbledon pada tahun 1997. Ia pensiun dari karier profesional pada tahun 2004.
Peringkat tertinggi yang pernah dicapainya adalah posisi ke-19 untuk bagian tunggal dan ke-9 untuk bagian ganda. Jumlah uang yang diperolehinya selama karier adalah US$1.645.049.

Tinggi                : 164 cm
Berat                 : 56 kg
Menikah          : 31 Januari 1994
Suami                : Suharyadi



Pencapaian :
  • Perolehan hadiah sepanjang karir = US $ 1.645.049
  • Rekor Karier Tunggal
    Menang-kalah: 238-171
    Peringkat tertinggi 19 (6 Oktober 1997)
  • Rekor Karier Ganda
    Menang-kalah 308-165
    Peringkat tertinggi 9 (6 Juli 1998)
(Data per 26 Januari 2007)
Prestasi :
Tunggal Putri
  • Medali emas Asian Games Bangkok, 1998
  • Medali perunggu Asian Games Hiroshima, 1994
  • Total gelar tunggal: 11 gelar (6 Corel WTA Tour, 5 ITF Women’s Circuit)
  • 1994 - Beijing, Jakarta (WTA Tour)
  • 1993 - Pattaya City, Jakarta (WTA Tour)
  • 1992 - Kuala Lumpur (WTA Tour)
  • 1991 - Pattaya City (WTA Tour), Futures/Jakarta
  • 1990 – Futures/Jakarta (Januari), Futures/Jakarta (Agustus)
  • 1989 – Futures/Bangkok, Futures/Jakarta
  • 1987 – finalis Birmingham
  • 1986 – finalis Jakarta



Ganda Putri
  • Medali emas Asian Games Seoul, 1986
  • Medali emas Asian Games Beijing, 1990
  • Total gelar ganda: 9 gelar (9 Corel WTA Tour)
  • Babak semifinal US Open 1993
  • Babak perempat final Australia Open, French Open, Wimbledon Open
  • 2001 – Dubai (berpasangan dengan Caroline Vis);
  • 2000 – Pattaya City (berpasangan dengan Caroline Vis);
  • 1997 – Los Angeles (berpasangan dengan Caroline Vis);
  • 1997 – Canadian Open (berpasangan dengan Caroline Vis); 
  • 1996 – Hobart (berpasangan dengan Nagatsuka), Strasbourg (berpasangan dengan Bradtke); 
  • 1994 – Surabaya (berpasangan dengan Tedjakusuma); 
  • 1993 – Sapporo (berpasangan dengan Miyagi), Taipei (berpasangan dengan Miyagi).
  • Finalis (8):
    1998 – Strasbourg (berpasangan dengan Caroline Vis), 1998 – Canadian Open (berpasangan dengan Caroline Vis), 1997 – Leipzig (berpasangan dengan Sukova), Moscow (berpasangan dengan Caroline Vis), 1994 – Japan Open (berpasangan dengan Miyagi), Pattaya City (berpasangan dengan Miyagi), 1992 – Tokyo [Nichirei] (berpasangan dengan Miyagi), 1991 – Nashville (berpasangan dengan Caroline Vis).
Ganda Campuran
  • Medali emas Asian Games Beijing, 1990
  • 1997 – perempat final Wimbledon (/Nijssen)
  • 1995 – perempat final Roland Garros (/Thorne)
Penghargaan :
  • WTA Sportsmanship Award, 1996 and 1998
  • TENNIS Magazine/Rolex Female Rookie of the Year, 1991
  • Indonesian Athlete of the Year (voted on by media and public), 1991
  • Atlet terbaik versi SIWO PWI Jaya, 1995
  • Nominated for 1991 WTA Tour Most Impressive Newcomer Award
  • Special award from President Soeharto of Indonesia in 1991 for outstanding contribution to sports.
Yayuk Basuki, petenis terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia ini menorehkan tinta emasnya di dunia tenis internasional. Sepanjang kariernya, Yayuk pernah mencatat kemenangan melawan petenis-petenis terbaik dunia. Sebut saja, Martina Hingis, Amelie Mauresmo, Lindsay Davenport, Gabriela Sabatini, Anke Huber, Iva Majoli, Anna Kournikova, dan Mary Pierce. Kemenangan terbaiknya adalah pada saat berhasil mengalahkan Iva Majoli yang merupakan juara French Open pada saat itu. Yayuk mewakili Indonesia pada Olimpiade 1988, 1992, 1996, dan 2000. Prestasi tertingginya di olimpiade adalah di Barcelona 1992 saat ia berhasil mencapai babak ketiga mengalahkan Mercedes Paz dan Mary Pierce.
Yayuk kecil sejak berusia lima tahun sudah bertekad ingin menjadi petenis tingkat dunia. Budi Basuki, ayahnya, terakhir menjadi anggota polisi di Purwokerto, Jawa Tengah dan ibunya, Sutini, memperkenalkan Yayuk pada tenis sekaligus melatihnya. Umur 13 tahun, Yayuk, anak kelima dari lima bersaudara ini bernaung di sebuah klub tenis di Ragunan, Jakarta, hingga tahun 1989. Ia kemudian ditangani beberapa pelatih secara bergantian, tapi yang paling besar jasanya baginya adalah Mien Gondowidjojo yang dianggapnya bukan sekadar pelatih tapi juga seperti orangtuanya sendiri. Tahun berikutnya, Yayuk masuk klub Pelita.
Yayuk mulai menekuni tenis profesional sejak kembali dari Beijing pada Oktober 1990 dan dilatih oleh George Jiri Waters. Pada turnamen Challenge II di Jakarta pada Februari 1991, Yayuk dengan peringkat 259 WTA menjadi juara. Pada awal April 1991, saat menjuarai turnamen Pattaya di Thailand, peringkatnya naik ke posisi 86 WTA. Pers dan penonton di luar negeri kemudian menjuluki Yayuk sebagai Jaguar of Asia setelah ia memenangkan turnamen tenis di Pattaya ini.
Aral melintang pernah merintangi karir Yayuk. Ia pernah merasakan dicoret dari tim Fed Cup Indonesia karena bersama Suharyadi, suami sekaligus pelatihnya dianggap lancang menulis surat ke badan dunia tenis wanita agar memilih lapangan tempat tim Indonesia bertanding. Yayuk dan Suharyadi akhirnya ‘keluar’ dari tim Indonesia setelah mundurnya Ketua Badan Tim Nasional, Wimar Witoelar yang dikenal dekat dengan pasangan ini.
Yayuk akhirnya mengambil keputusan tegas untuk mengejar target menembus 20 besar dunia. Jadwal ketat pertandingan dunia itu bersinggungan dengan jadwal SEA Games dan PON, kedua event itu terpaksa ia lewatkan. Langkahnya tidak main-main. Ia mendirikan YBM (Yayuk Basuki Management), organisasi yang kemudian mengelola semua kebutuhan bertanding Yayuk. Ia bekerjasama dengan Wimar Witoelar. Kemudian YBM dikelola oleh Robert Manurung, yang mengurusi segala kegiatan promosi, keuangan, dan program latihan Yayuk. Ia juga berharap sistem ini bisa dicontoh oleh atlet-atlet Indonesia lain jika memang ingin aktif ke ajang tenis profesional.
Ketika Yayuk masuk delapan besar Wimbledon, ia mencatatkan dirinya sebagai wanita Indonesia pertama yang masuk “Eight Club”, lembaga yang menampung para alumni delapan besar turnamen akbar itu. Dengan menjadi anggota “Klub Delapan” ini , Yayuk bisa menikmati fasilitas VIP, termasuk hotel kelas satu di mana saja.
Desas-desus kemundurannya dari dunia tenis sebenarnya sudah terdengar saat Yayuk menjuarai Asian Games di Bangkok, 1998. Pada tahun 1999, saat mengandung anaknya, ia benar-benar mengundurkan diri dari tenis profesional. Setelah melahirkan, PB Pelti menginginkan agar ia aktif kembali.
Yayuk memang terlahir sebagai keluarga pencinta tenis. Ayahnya, Budi Basuki, mantan pemain tenis meja PON, 1954. Bukan hanya tenis meja, tenis lapangan pun dikuasainya selain bulutangkis. Sang ibu juga hobi dengan bulutangkis dan tenis. Saking hobinya berolahraga, sampai-sampai Sutini tidak sadar bahwa ia sedang mengandungi bayinya, Yayuk Basuki. Kakaknya Nani Sudarmi adalah petenis tingkat nasional era 1980-an.
Kenangan terakhir Yayuk dalam meraih peringkat tertingginya yaitu saat mengikuti Turnamen Birmingham, Juni 1997. Di turnamen ini Yayuk berhasil menembus babak final, meski gagal meraih juara lantaran terjegal Nathalie Tauziat dari Perancis. Terakhir, Yayuk sempat masuk perempat final dalam pentas Wimbledon sebelum kalah dari Jana Navotna yang keluar sebagai juara, prestasi ini membuatnya mencapai peringkat ke- 19.
Yayuk menikah dengan Suharyadi tanggal 31 Januari 1994 di Yogyakarta.,setelah pensiun mereka mendirikan PT Yarynara 19, yang merupakan nama anaknya dan angka 19 merupakan peringkat tertinggi yang pernah di capai, perusahaan ini bergerak di bidang advertising, event organizer olahraga. Selain itu Yayuk juga menjadi pelatih tenis, komentator tenis di televisi dan media cetak, serta konsultan menteri pemuda dan olahraga.
Yayuk pensiun dari dunia profesional pada tahun 2004, namun pada Maret 2008 ia kembali bermain di ajang ITF Tour pada cabang ganda putri dan sampai sekarang telah memenangkan enam gelar ITF. Ia menjadi juara di Bangkok pada Juni 2008 berpasangan dengan Tiffany Welford. Dilanjutkan pada Agustus 2008 ia berpasangan dengan Romana Tedjakusuma di Hechingen, Jerman. Bulan Oktober, Yayuk kembali berpasangan dengan Romana menjadi juara di Augusta, Amerika Serikat. Tahun 2009 Yayuk menjadi juara di Balikpapan dilanjutkan di Goyang dan Gimhae, Korea Selatan, kembali bersama Romana. Pada Australia Open 2010 lalu, Yayuk ikut berpartisipasi berpasangan dengan Kimiko Date. Bahkan beberapa hari lalu, Yayuk yang hampir berusia 40 tahun mampu menembus babak perempat final ajang Taipei Open berpasangan dengan Jessy Rompies. Di bulan November ini juga Yayuk berpasangan dgn Jessy akan membela Indonesia di ajang Asian Games XVI Guangzhou China.


Senin, 19 November 2012

Dasar dasar bermain tenis lapangan



Teknik Pukulan Tenis Forehand
Forehand, pukulan yang paling dasar dan paling mudah diajarkan dalam tennis. Forehand sendiri adalah pukulan yang ayunannya dari belakang badan menuju depan dan bagian depan raket atau telapak tangan kita berhadapan dengan bola.
Bagi anda yang masih pemula, anda dapat menggunakan grip continental atau eastern dalam memegang raket tenis dan stance yang digunakan adalah closed stance dimana posisi badan tegak lurus terhadap garis baseline atau net
  • Gerakan dimulai dari pergerakan badan menuju arah bola dan kita telah menentukan tepatnya zona bola akan dipukul. Zona yang baik untuk memukul tenis dengan grip continental. atau eastern adalah pada daerah di depan badan anda, di daerah sekitar bawah perut.
  • Kemudian raket anda ayunkan ke belakang bersamaan dengan rotasi bahu tangan anda yang tidak memegang raket ke depan. Kaki kiri maju ke depan dan badan tegak lurus terhadap garis baseline atau net untuk melakukan closed stance
  • Ketika bola telah masuk pada zona pukulan yang anda kehendaki, raket anda ayunkan ke depan menuju titik kontak antara bola dengan raket
  • Raket kontak dengan bola tenis dan usahakan bola harus berada pada sweetspot dari raket untuk kesempurnaan dari pukulan tersebut
  • Setelah terjadi kontak maka kita melakukan followthrough dengan cara raket tetap diayunkan hingga melintasi badan kita ke arah kira-kira jam 11
Gerakan forehand berikutnya merupakan pukulan forehand yang digunakan oleh pemain-pemain modern jaman sekarang dimana perbedaan dengan cara klasik seperti di atas terletak pada pemilihan grip, stance, dan followthrough.
Grip yang umumnya dipakai oleh petenis modern adalah semi-western atau full-western sehingga pukulan utama dari pemain saat ini kebanyakan adalah topspin. Kemudian stance yang digunakan adalah open stance dimana pemain bersiap memukul bola dengan posisi badan paralel terhadap garis baseline atau menghadap net. Mari kita lihat bagaimana pukulan forehand yang sekarang umumnya dilakukan.

Rabu, 14 November 2012

Maria Sharapova



Maria Sharapova
Sharapova pada tahun 2006.
Negara Rusia
Tempat tinggal Bradenton, Florida, AS
Tanggal kelahiran 19 April 1987
Tempat kelahiran Nyagan, Siberia, Rusia
Tinggi 1,88 m (6 kaki 2 inci) 
Berat 130 lbs (59kg)
Masuk pro 2001
Bermain Kanan; backhand dua tangan
Hadiah selama karier US$10.231.402
Tunggal
Rekor karier 280-66
Titel karier 17
Peringkat tertinggi 1 (22 Agustus 2005)
Hasil Grand Slam
Australia Terbuka J (2008)
Perancis Terbuka J (2012)
Wimbledon J (2004)
AS Terbuka J (2006)
Ganda
Rekor karier 23-16
Titel karier 3
Ranking tertinggi 41

Maria Yuryevna Sharapova lahir di Nyagan, Khanty-Mansi, Siberia, Rusia, 19 April 1987; umur 25 tahun) adalah seorang pemain tenis asal Rusia. Ia pernah menduduki peringkat 1 WTA dan sekarang berdomisili di Amerika Serikat, walaupun tetap menjadi warganegara Rusia.
Sharapova telah menjuarai 3 gelar Grand Slam, termasuk Australia Terbuka (2008) dan AS Terbuka pada tahun 2006 dengan mengalahkan Justine Henin. Pada tahun 2004, ia mengalahkan Serena Williams di final Wimbledon.

Kehidupan pribadi

Pada umur 7 tahun, Sharapova dibawa ke Amerika Serikat oleh ayahnya, Yuri Sharapov, untuk belajar tenis di Akademi Tenis Nick Bollettieri di Bradenton, Florida.

Karier

2004 dan 2005

Pada tahun 2004, Sharapova menjadi juara Wimbledon sebagai pemenang ketiga termuda dalam sejarah. Ia mengalahkan Ai Sugiyama (5-7, 7-5, 6-1) di perempat final, Lindsay Davenport (2-6, 7-6, 6-1) di semifinal, dan Serena Williams (6-1, 6-4) di final. Dia juga menjadi orang Rusia yang pertama memenangi turnamen tersebut. Di AS Terbuka beberapa bulan kemudian, ia kalah dari petenis Perancis dan 2 kali juara Grand Slam, Mary Pierce. Sharapova mengakhiri tahun 2004 dengan kemenangan pada turnamen penutup tahun, WTA Championships, mengalahkan Serena Williams (4-6, 6-2, 6-4).
Dari Juni 2004 sampai dengan semifinal turnamen Wimbledon tahun 2005, Sharapova memenangi 22 pertandingan tanpa henti di lapangan rumput, termasuk memenangi turnamen di Birmingham dan Wimbledon.
Sharapova mencapai semifinal Australia Terbuka pada tahun 2005. Ia dikalahkan oleh Serena Williams (4-6, 6-2, 6-4). Ia tidak bisa mempertahankan gelar Wimbledon-nya. Ia dikalahkan oleh Venus Williams (7-6, 6-1). Ia sempat menduduki peringkat pertama dalam peringkat tenis WTA, walaupun hanya 1 minggu. Sharapova juga kalah pada semifinal AS Terbuka 2005. Ia menyerah kepada Kim Clijsters.
Dengan begitu, pada turnamen Grand Slam 2005, ia selalu kalah pada pemenang turnamen tersebut: Australia Terbuka-semifinal-Serena Williams, Perancis Terbuka-perempat final-Justine Henin, Wimbledon-semifinal-Venus Williams, AS Terbuka-semifinal-Kim Clijsters.

2006

Di Australia Terbuka 2006, ia kalah dari Justine Henin 4-6, 6-1, 6-4.
Sharapova mendapatkan gelar pertama pada tahun 2006 dan gelar ke-11 pada kariernya pada turnamen Tier 1, Pacific Life Open di Indian Wells, California di mana ia menjadi unggulan ke-3. Sharapova dan unggulan ke-4, Elena Dementieva menjadi orang Rusia pertama yang mencapai final pada turnamen tersebut. Pada turnamen berikutnya, Nasdaq-100 Open (sekarang Sony Ericsson Open), ia dikalahkan Svetlana Kuznetsova di final dengan skor 6-4, 6-3.
Sharapova mengikuti turnamen Perancis Terbuka 2006 tanpa mengikuti turnamen-turnamen yang bermain di lapangan tanah liat sebelumnya. Ia terhenti di babak keempat dengan dikalahkan oleh Dinara Safina 7-5, 2-6, 7-5.
Sharapova menyambut musim lapangan rumput dengan mengikuti turnamen DFS Classic di Birmingham, tetapi ia kalah di semifinal dari Jamea Jackson. Untuk kedua kalinya, di Wimbledon 2006, ia dikalahkan Amelie Mauresmo di semifinal dengan skor 6-3, 3-6, 6-2.
Sharapova mendapatkan gelar kedua pada tahun 2006 di turnamen Tier 1, Acura Classic di San Diego sebagai unggulan kedua, mengalahkan unggulan pertama, Kim Clijsters, 7-5, 7-5. Ini merupakan kemenangan pertama Sharapova dari Clijsters pada 5 pertemuan mereka.
Sharapova mengikuti AS Terbuka 2006 sebagai unggulan ketiga. Ia mengalahkan petenis peringkat pertama, Amelie Mauresmo di semifinal dengan skor 6-0, 4-6, 6-0. Sharapova kemudian mengungguli Justine Henin di final 6-4, 6-4.
Sharapova juga memenangi turnamen Zurich Open, mengalahkan Daniela Hantuchova 6-1, 4-6, 6-3 di final. Sharapova lalu memenangi turnamen Tier 2, Generali Ladies Linz, mengalahkan petenis sesama Rusia dan pemenang sebelumnya, Nadia Petrova 7-5, 6-2.
Sampai ia kalah di turnamen akhir tahun, WTA Tour Championships, Sharapova telah memenangi 19 pertandingan tanpa henti. Ia mengakhiri tahun 2006 dengan rekor 59-9 dan memenangi turnamen Tier 1 lebih banyak daripada petenis lainnya.
Sharapova juga mengumumkan bahwa ia akan memperkuat tim Fed Cup Rusia untuk pertama kalinya pada tahun 2007.
Foto Maria Sharapova berteriak usai menundukkan Jelena Jankovic



2007

Sharapova memulai tahun 2007 dengan mencapai final pada turnamen ekshibisi dan pemanasan untuk Australia Terbuka 2007, Watson Water Champions Challenge, di mana ia dikalahkan oleh Kim Clijters, 6-3, 7-6(8).
Pada turnamen Australia Terbuka, unggulan pertama Maria Sharapova mengalahkan petenis peringkat ke-62, Camille Pin pada babak kedua dengan skor 6-3, 4-6, 9-7. Pertandingan tersebut dimainkan dalam temperatur udara yang sangat panas, 40 °C (104 °F). Di babak keempat, Sharapova mengalahkan rekan senegaranya, Vera Zvonareva, 7-5, 6-4. Di perempat final, Sharapova mengalahkan unggulan ke-12 Anna Chakvetadze dengan skor 7-6(5), 7-5. Ia kemudian mengalahkan unggulan keempat, Kim Clijsters, 6-4, 6-2 di semifinal untuk melaju ke final. Tetapi, Serena Williams, berperingkat ke-81 dunia, menang dengan mudah, 6-1, 6-2.
Sharapova kemudian mengikuti Toray Pan Pacific Open, turnamen Tier 1 di Tokyo, Jepang. Ia menjadi unggulan pertama. Pada semifinal, ia menyerah kepada Ana Ivanovic karena cedera, 6-1, 1-0.
Turnamen berikutnya adalah Pacific Life Open di Indian Wells, California, di mana ia adalah juara sebelumnya dan menjadi unggulan teratas. Bagaimanapun, ia kalah dari Vera Zvonareva di babak keempat dengan skor 4-6, 7-5, 6-1.
Di turnamen Sony Ericsson Open, di Key Biscayne, Florida, Sharapova kembali kalah dengan mudah dari Serena Williams, kali ini pada babak keempat dengan skor 6-1, 6-1. Di babak sebelumnya, ia mengalahkan Yung-Jan Chan dan Venus Williams.
Sharapova dijadwalkan akan bermain di turnamen Family Circle Cup di Charleston, Carolina Selatan, tetapi cedera bahu membuat ia tidak bisa mengikuti tur tenis-nya selama 5 atau 6 minggu, yang juga berarti dia tidak akan bermain di tim Fed Cup Rusia melawan Spanyol.
Pada tanggal 29 Maret 2007:
  • Sharapova mempunyai rekor 3-5 pada semifinal Grand Slam.
  • Sharapova mempunyai rekor 6-12 melawan pemain top dunia (2-5 melawan Justine Henin, 3-3 melawan Svetlana Kuznetsova, dan 1-4 melawan Amelie Mauresmo). Sharapova mempunyai rekor 2-4 melawan Serena Williams, dan 3-4 melawan Kim Clijsters, yang juga merupakan mantan petenis peringkat pertama dunia.






Penghargaan

2003
  • Women's Tennis Association (WTA) Newcomer of the Year (Pendatang baru WTA tahun 2003)
  • Hottest female athlete of the year (Maxim)
2004
  • WTA Player of the Year (Petenis WTA tahun 2004)
  • WTA Most Improved Player of the Year (Petenis WTA yang paling berkembang)
  • WTA Player Service
  • Hottest female athlete of the year (Maxim)

2005
  • ESPY Best Female Tennis Player (Petenis wanita terbaik versi ESPY)
  • Petenis Rusia terbaik menurut Federasi Tenis Rusia
  • Master of Sports of Russia
  • Hottest female athlete of the year (Maxim)
  • Prix de Citron Roland Garros
2006
  • Hottest female athlete of the year (Maxim)
  • Petenis Rusia terbaik menurut Federasi Tenis Rusia

Iklan komersial

  • Honda - hanya berlaku di Jepang.
  • Land Rover
  • Motorola
  • Gatorade - minuman berenergi
  • Tropicana - jus orange
  • TAG Heuer
  • Nike Inc.
  • Prince Sports, Inc. - raket tenis
  • Canon Inc.

Raket

Raket pertama Sharapova (sebelum memasuki area profesional) adalah pemberian dari seorang teman dekat keluarganya.
Sharapova menggunakan raket Prince Tour Diablo pada tahun 2003 dan kemudian menggunakan beberapa raket Prince yang berbeda hingga AS Terbuka tahun 2004. Sharapova mulai menggunakan raket Prince Shark MP pada turnamen tersebut. Kemudian ia menggantinya dengan raket Prince O3 White pada Januari 2006, tetap memakainya sampai sekarang ini.

Final Grand Slam Tunggal

Juara (4)

Tahun Kejuaraan Lawan di Final Skor di Final
2004 Wimbledon Bendera Amerika Serikat Serena Williams 6-1, 6-4
2006 AS Terbuka Bendera Belgia Justine Henin 6-4, 6-4
2008 Australia Terbuka Bendera Serbia Ana Ivanović 7-5, 6-3
| 2012 || Perancis Terbuka || Bendera Italia Sara Errani || 6-3, 6-2 |}

Runner-up (1)

Tahun Kejuaraan Lawan di Final Skor di Final
2007 Australia Terbuka Bendera Amerika Serikat Serena Williams 6-1, 6-2







Senin, 05 November 2012

Kejuaraan Wimbledon

Kejuaraan Wimbledon


Wimbledon (bahasa Inggris: The Championships, Wimbledon) adalah sebuah turnamen tenis terkemuka yang diselenggarakan selama sekitar dua minggu pada bulan Juni atau Juli setiap tahunnya. Turnamen ini diadakan di atas lapangan rumput dan merupakan salah satu dari empat turnamen Grand Slam.
Diselenggarakan untuk pertama kalinya pada tahun 1877 oleh All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, saat itu hanya ada pertandingan dalam nomor tunggal putra. Kemudian pada tahun 1884, nomor tunggal putri dan ganda putra mulai dipertandingkan. Seperti turnamen Grand Slam lainnya, Wimbledon hanya diikuti pemain-pemain amatir hingga era "terbuka" dimulai pada tahun 1968. Hal yang menarik adalah tidak ada juara dari Britania Raya dalam nomor tunggal putra sejak Fred Perry menjadi juara pada tahun 1936, dan tidak ada juara dari Britania Raya dalam nomor tunggal putri sejak Virginia Wade menjadi juara pada tahun 1977.
Lapangan utamanya, Centre Court dibuka pada tahun 1922 dan mempunyai kapasitas sebesar 14.000 penonton. Lapangan utama lainnya saat ini, Court No. 1, dibangun pada tahun 1997 untuk menggantikan Court No. 1 yang lama. Kapasitasnya adalah 11.000 kursi. Kedua lapangan utama ini hanya digunakan selama dua minggu diadakannya turnamen setiap tahunnya. Lapangan terbesar ketiga, Court No. 2, dianggap sebagai "lapangan angker" karena telah banyak pemain top yang kalah dalam babak-babak awal di lapangan ini. Kapasitasnya adalah 3.000 kursi.


juara 10 tahun terakhir
           Juara                       Runner Up
2002 Lleyton Hewitt David Nalbandian 6-1 6-3 6-2
2003 Roger Federer Mark Philippoussis 7-6(5) 6-2 7-6(3)
2004 Roger Federer Andy Roddick 4-6 7-5 7-6(3) 6-4
2005 Roger Federer Andy Roddick 6-2 7-6(2) 6-4
2006 Roger Federer Rafael Nadal 6-0 7-6(5) 6-7(2) 6-3
2007 Roger Federer Rafael Nadal 7-6(7) 4-6 7-6(3) 2-6 6-2
2008 Rafael Nadal Roger Federer 6-4 6-4 6-7(5) 6-7(8) 9-7
2009 Roger Federer Andy Roddick 5-7 7-6(8) 7-6(7) 3-6 16-14
2010 Rafael Nadal Tomáš Berdych 6–3 7–5 6–4
2011 Novak Djokovic Rafael Nadal 6-4 6-1 1-6 6-3
2012 Roger Federer Andy Murray 4-6 7-5 6-3 6-4


            Juara                           Runner Up
2001 Venus Williams Justine Henin 6-1 3-6 6-0
2002 Serena Williams Venus Williams 7-6(4) 6-3
2003 Serena Williams Venus Williams 4-6 6-4 6-2
2004 Maria Sharapova Serena Williams 6-1 6-4
2005 Venus Williams Lindsay Davenport 4-6 7-6(4) 9-7
2006 Amélie Mauresmo Justine Henin 2-6 6-3 6-4
2007 Venus Williams Marion Bartoli 6-4 6-1
2008 Venus Williams Serena Williams 7-5 6-4
2009 Serena Williams Venus Williams 7-6(3) 6-2
2010 Serena Williams Vera Zvonareva 6-3 6-2
2011 Petra Kvitova Maria Sharapova 6-3 6-4
2012 Serena Williams Agnieska Radwanska 6-1 5-7 6-2


Ganda putra

Tahun Juara Runner-up Hasil
2009 Daniel Nestor / Nenad Zimonjić Bob Bryan / Mike Bryan 7–6(7) 6–7(3) 7–6(3) 6–3
2010 Jürgen Melzer / Philipp Petzschner Robert Lindstedt / Horia Tecău 6–1 7–5 7–5
2011 Bob Bryan / Mike Bryan Robert Lindstedt / Horia Tecău 6–3 6–4 7–6(2)

Ganda putri

Tahun Juara Runner-up Hasil
2009 Serena Williams / Venus Williams Samanta Stosur / Rennae Stubbs 7–6(4) 6–4
2010 Vania King / Yaroslava Shvedova Elena Vesnina / Vera Zvonareva 7–6(6) 6–2
2011 Kveta Peschke / Katarina Srebotnik Sabine Lisicki / Samantha Stosur 6-3 6-1

Ganda campuran

Tahun Juara Runner-up Hasil
2009 Mark Knowles / Anna-Lena Grönefeld Leander Paes / Cara Black 7–5 6–3
2010 Cara Black / Leander Paes Wesley Moodie / Lisa Raymond 6–4 7–6(5)
2011 Jurgen Melzer / Iveta Benesova Mahesh Bhupathi / Elena Vesnina 6-3 6-2



 selengkapnya : http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_juara_Wimbledon

Pemenang terbanyak

Nomor                                              Pemain Jumlah
Tunggal putra William Renshaw                7
Pete Sampras 7
Tunggal putri Martina Navrátilová 9
Ganda putra Todd Woodbridge 9
Ganda putri Elizabeth Ryan 12
Ganda campuran Elizabeth Ryan 7
Gelar terbanyak (seluruh nomor) Billie Jean King 20
Martina Navrátilová 20

Minggu, 23 September 2012

ANALISIS BIOMEKANIKA CABANG OLAHRAGA PERMAINAN TENIS LAPANGAN (SERVIS)



ANALISIS SINGKAT BIOMEKANIKA SERVIS

CABANG OLAHRAGA TENIS LAPANGAN

A. PENDAHULUAN
Permainan tenis merupakan olahraga individu dan ganda dimana kerjasama antar pemain sangat dibutuhkan. Dalam permainan ini secara utuh permainan tenis terdiri dari banyak teknik dasar yaitu: servis, smash, forhand,backhand dan volley. Diantara teknik dasar yang ada servis merupakan pukulan yang sangat penting sehingga permainan dapat menghasikan angka.

Servis adalah teknik atau keahlian paling dasar yang harus di miliki oleh setiap pemain. Kemenangan seorang pemain banyak disebabkan karena pemain tersebut mahir dalam teknik servis. Mengapa servis sangat di butuhkan oleh setiap pemain karena servis adalah modal utama setiap pemain dan merupakan untuk memulainya suatu permainan

Peranan servis sangat penting dalam permainan tenis dikarenakan karena kesempatan mengolah bola sehingga daerah pertahanan lawan terbukadan kesempatan memperoleh angka lebih besar. Jika kondisi tersebut terjadi maka kendali permainan dapat dikuasai. Servis yang akurat dan tepat akan memberikan peluang terjadinya angka bagi pemain.

Ada empat kegunaan teknik servis dalam permainan tenis, yaitu:
• Memulai suatu permainan
• Kesempatan memperoleh angka lebih besar
• Pertahanan lawan lebih terbuka
• Kesempatan memblok serangan lawan lebih mudah

Selain itu ada delapan prinsip dasar dalam melakukan servis ketika seorang pemain akan melakukan servis yaitu:
1. Posisi berdiri (Stance)
2. Pegangan raket (Grip)
3. Ayunan ke belakang (Backswing)
4. Ayunan ke belakang,menekuk (Bend), dan mengulur (Extend)
5. Ayunan ke belakang,menekuk,mengulur,dan bergeser (Shift)
6. Ayunan ke belakang,lempar bola (Toss), dan pukul (Tap)
7. Ayunan ke belakang, lempar bola, pukul, dan bergerak
8. Ayunan penuh (Full swing) 

Gerakan dasar servis diawali dari garis belakang dengan ayunan penuh dan peganggan raket yang tepat. Berdiri menyamping dari jaring,peganglah ujung atas raket mengarah kejaring dengan tangan yang tidak dominan dan peganglah ujung bawah raket dengan kuat seperti memegang palu (hammer grip) menggunakan tangan yang dominan,lemaskan kedua tangan,lalu angkat tangan yang memegang raket hinga setinggi bahu dengan ruas jari mengarah keatas dan raket megarah ke belakang,lakukan ayunan kebelakang,tekuk siku tangan yang memegang raket,lalu ulurkan raket dengan tangan menghadap jarring,ulurkan raket lagi dan pindahkan berat tubuh dari kaki belakang ke kaki depan dengan menggeser pinggul menuju kea rah jarring dan tubuh bertumpu hanya pada ujung kaki belakang,berdiri dekat pembatas,ayunkan tangan ke belakang,lemparkan bola,tekuk lengan,ulurkan raket,lalu pukul bola ke pembatas,gunakan pegangan raket yang tepat dan pukulan yang keras,pukul bola melewati jarring,ikuti dengan gerakan pinggul menuju sisi yang lain,lakukan lemparan bola dan ayunan penuh ke belakang,pukulan,serta gerakan lanjutan ke depan dengan pelan.
 
Kegiatan pelatihan dan pembinaan cabang olahraga tenis merupakan suatu proses yang kompleks dan sebuah rangkaian system yang tak dapat berdiri sendiri hanya satu keilmuan saja. Oleh karena itu pembinaan olahraga harus ditunjang oleh berbagai disiplin ilmu antara lain: Biomekanika, anthopometri, fisiologi, belajar gerak dan kepelatihan. Dengan demikian diharapkan dapat dicapai hasil yang maksimal sesuai dengan kualitas dan kapasitas fisik yang dimiliki. Untuk itu diperlukan pembinaan olahraga yang menggunakan pendekatan ilmiah, yang ditetapkan oleh para pelatih atau Pembina dalam proses pelatihannya.
Seorang pembina harus memiliki pengetahuan tentang ilmu biomekanika dalam penyusunan program latihan, baik secara mikro ataupun makro yang diwujudkan dalam metode latihan dan diterapkan dalam sesi latihan.
 
Mempelajari suatu teknik menjadi bagian sangat penting dalam proses latihan dimana harus mengkolaboarasikan berbagai bidang ilmu. Seorang pembina harus mampu mengidentifikasi segmen-segmen dalam suatu rangkaian gerak teknik tertentu.
 
Kajian biomekanika harus dilakukan oleh pembina olahraga dalam mempelajari teknik tertentu baik teknik dasar, menengah maupun teknik tingkat tinggi. Dalam cabang olahraga permainan tenis dikategorikan dalam keterampilan yang sangat kompleks, sebab dalam melakukan gerakan permainan harus melibatkan semua segmen otot dan sendi secara efektif dan efisien yang dilakukan secara benar.
Mengingat begitu pentingnya permainan tenis maka kami selaku mahasiswa program studi Pendidikan Olahraga (S-2) Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta mencoba menganalisis gerakan teknik servis (service) yang didasarkan pada kajian secara biomekanika.
 
B. PEMBAHASAN
Dalam permainan tenis, persendian yang paling penting adalah kaki, pinggang, bahu, siku dan pergelangan tangan. Bila beberapa persendian dilakkan dalam melakukan gerak maka urutan penggunaan dan ketepatan waktunya sangat penting. Azas ini menunjukan kepada kita kapan sendi itu digunakan. Gerakan itu dimulai dengan bekerjanya grup-grup otot besar dan terus bergerak secara progresif melalui otot-otot kecil.
 
Gerakan mengalir terus menerus ini menghasilkan suatu pengumpulan kekuatan yang disatukan. Kekuatan ini digerakkan oleh satu bagian tubuh yang terbentuk dari kekuatan sendi-sendi berikutnya. Dalam permainan tenis, gerakan servis mulai dengan sikap seimbang, pegangan raket, bola dipegang di ujung jari secara rileks, jaga agar siku tetap pada posisi, lihat target tanpa memperhatikannya, pandangan jauh ke depan sebelum melakukan servis
 
1. GERAKAN PERSENDIAN
Dimulai analisa persendian kaki atau kedua tungkai sebagai kaki tumpu pada gerakan awalan, kemudian posisi lengan,badan dan pergelangan tangan ketika memegang bola dan raket. Manakala gerakan melempar bola,mengayun raket posisi badan menghadap kearah jarring/net persendian bahu dan sikut sangat dominan berperan. Ketika lepasnya bola dari tangan dan ayunan raket ke belakang persendian pangkal tangan (pergelangan tangan) sangat dominan berperan.

2. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI GERAKAN SERVIS (analisis):
a. Force
1.) Forces/gaya yang di gunakan dalam gerakan servis adalah gaya internal (tekan) terutama saat melempar bola kearah atas;
2.) Vector/arah gaya terjadi pada saat gerakan tangan yang memegang raket memukul bola hinga posisi kembali seperti semula.
3.) External Forces/tenaga dari luar, Dari awalan sampai gerakan lanjutan, Di luar tubuh, Hambatan udara dan gravitasi yang berpengaruh pada saat melakukan gerakan.
4.) Colinear Forces/gaya yang bekerja pada gerak lurus, saat raket memukul bola kearah depan sasaran
5.) Net Force/ gaya murni yang bekerja pada benda, Hasil gerakan lemparan bola ke atas lengan dan tangan terhadap bola hingga lepasnya bola dari jari-jari,
6.) Resultante Force/hasil dari gaya-gaya yang bekerja, gerakan awalan memegang bola, melempar bola, mengayun raket,melecutkan pergelangan tangan, gerakan lanjutan dengan melangkahkan salah satu kaki kedepan searah pukulan bola.


b. Linear kinematics
Saat lengan melempar bola lurus ke atas dan arah bola setelah di pukul. Gerak lurus terjadi terutama pada saat melempar dan memukul bola .
1.) Rectilinear Translation/gerak lurus beraturan Linear Motion/gerak lurus, Saat tangan mengayun raket, menekuk siku kemudian saat lengan lurus akan memukul bola kearah sasaran,
2.) Position/posisi, sikap memegang bola dan memegang raket, tubuh dan kaki, pinggang, bahu, lengan dan tangan, posisi awal tubuh/sikap awalan dan posisi saat memukul.
3.) Resultante Displacement/perubahan posisi, dari posisi memegang raket,melempar bola,mengayun raket gerakan lanjutan dengan melecutkan pergelangan tangan kebawah yang dilanjutkan dengan melangkahkan salah satu kaki tumpuan.
4.) Acceleration/perubahan kecepatan, dari memegang raket dan bola pasif sampai gerakan melempar bola dan memukul bola kearah tertentu. Perubahan kecepatan gerakan anggota tubuh terutama kedua kaki tumpu yang sikap awalnya ditekuk secara cepat diluruskan atas, adanya perubahan kecepatan pada saat memukul bola.

c. Linear kinetics
1.) Hukum Newton satu yang berbunyi bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang bekerja terhadap benda tersebut, hal terjadi manakala posisi siap diam yang dipegang sampai dengan terjadi lemparan bola;
2.) Newton's Law II/hukum Newton 2, yang berbunyi “Benda akan mengalami percepatan jika ada gaya yang bekerja pada benda tersebut dimana gaya ini sebanding dengan suatu konstanta (massa) dan percepatan benda”..hal ini dapat dilihat pada saat bola bergerak dilempar ke atas dan pada saat lecutan sendi siku untuk memukul bola sehingga terjadi pergerakan bola dari pelan menjadi lebih cepat saat bola lepas dari tangan dan saat ayunan lengan memukul bola.


d. The muscular system
Muscle Fiber/serabut otot, terjadi pada saat gerakan menekuk lutut adalah otot quadricep,mengayun raket adalah ototbagian belakang, memegang bola dan raket adalah , origo biseps, biseps, triseps, insersi triseps dan insersi biseps. saat melakukan lemparan, Tendon biseps dan tendon triseps berperan, tendon berfungsi untuk mengunci gerakan pada saat lengan melakukan pukulan, concentric contraction/memendek, saat menekuk pergelangan tangan, menekuk lutut, menarik siku,memukul bola setelah bola di pukul dan bergerak kearah depan.


C. PENUTUP
Demikanlah analisis biomekanika cabang olahraga permainan tenis yaitu pukulan servis (service) yang dilakukan, dengan memperhatikan aspek-aspek biomekanika yang menekankan pada analisis gerak.
Namun di dalam analisis ini kami merasa perlu memberikan beberapa kesimpulan, untuk mendapatkan kekuatan dan kecepatan memukul bola saat melakukan pukulan perlu dilatih kekuatan dan kecepatan otot biseps, triseps bahu,pinggang dan otot langan