Senin, 10 Januari 2011

TES STERNGTH ( KEKUATAN )

Share this history on :

V – Sit Up

  • Tes Sit Up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot perut
  • Posisi tubuh tidur terlentang
  • Kaki menutup,menempel satu sama lain
  • Lutut ditekuk kurang lebih 45 derajat, sehing
    ga membentuk posisi kaki V- Sit Up
  • Kedua tangan menyentuh belakang telinga.
  • Setelah itu gerakkan tubuh bagian atas naik turun
  • Ketika naik, perut dan dada harus sampai menyentuh paha
  • Ketika turun, kepala tidak boleh sampai menyentuh lantai, tetapi pundak harus menyentuh lantai.
  • Posisi tangan jari-jari tangan harus tetap menmpel disamping telinga.
  • Jika pergerakan atau pelaksanaan tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Maka tidak bisa dihitung.
  • Perhitungan, jika dimulai dari poasisi dibawah, maka duhitung sekali jika sudah turun lagi. Begitu juga sebaliknya. Jika dimulai dari atas, maka dihitung satu jika berada di posisi atas lagi.



Push Up


  • Tes Push Up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan
  • Posisi badan tengkurap
  • Posisi kaki lurus dan tetap menutup atau menempel satu sama lain
  • Tangan ditekuk, siku ditekuk, telapak tangan menempel dilantai berada di samping ujung lengan.
  • Setelah itu gerakan tubuh naik turun bertumpu pada kedua tangan dan kedua kaki (jari-jari kaki)
  • Ketika naik, posisi tangan harus lurus.
  • Ketika naik, posisi selurh bagian tubuh atas dan bawah tetap lurus selama pergerakan.
  • Ketieka turun, tangan ditekuk dan posisi badan tidak boleh samapi menyentuh lantai
  • Perhitungan, jika dimulai dari poasisi dibawah, maka duhitung sekali jika sudah turun lagi. Begitu juga sebaliknya. Jika dimulai dari atas, maka dihitung satu jika berada di posisi atas lagi.
  • Pada wanita , terdapat satu perbedaan, yaitu pada posisi kaki tidak bertumpu pada ujung telapak atau jari-jari kaki, tetapi memggunakan lutut, sehingga posisi lutu harus ditekuk.


Back Up

  • Posisi tubuh tidur tengkurap.
  • Posisi tubuh lurus
  • Kaki juga lurus
  • Posisi masing-masing tangan berada di samping, menyentuh belakang masing-masing telinga
  • Kemudian gerakan tubuh bagian atas naik dan turun.
  • Ketika naik, posisi tubuh harus naik maksimal.
  • Perhitungan, dimulai dari poasisi dibawah, maka duhitung sekali jika sudah turun lagi.

4 komentar: